Pneumonia tidak pandang usia, pelajaran kesehatan dari wafatnya Paus Fransiskus Loncat ke konten

Pneumonia tidak pandang usia, pelajaran kesehatan dari wafatnya Paus Fransiskus

28 Nov 2025 ·

Kompas Corner, Gading Serpong. Senin, 21 April 2025 merupakan hari berduka bagi umat katolik di seluruh dunia atas wafatnya Paus Fransiskus. Ia meninggal diumur 88 tahun, sehari setelah paskah. 


Sebelum kematiannya, Paus Fransiskus sudah dua kali dalam kondisi kritis di awal tahun ini mengidap pneumonia sebelum akhirnya ia berpulang 21 April lalu. Nah, teman - teman Komcorians! Dengan ini kita sudah tahu bahwa penyakit tidak memandang usia. Selanjutnya, kita bahas yuk, apa itu penyakit pneumonia, penyebab, dan penanggulangan-nya.


Pneumonia, adalah peradangan paru - paru yang disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau jamur. Gejala ini awalnya terlihat dari batuk berdahak, sesak nafas, ataupun demam. Penyakit pneumonia ini juga rentan memburuk apabila terjadi kepada bayi, anak - anak, lansia, maupun orang dengan daya tahan tubuh yang lemah nih teman - teman Komcorians!


Lalu, apasih penyebab pneumonia dan bagaimana penyakit ini bisa tersebar? Dilansir dari alodokter.com penularan kuman bisa terjadi dengan percikan air liur penderita pneumonia yang kita hirup saat mereka batuk, bersin, maupun berbicara. Virus atau bakteri penyebab pneumonia juga bisa tertular melalui kontak fisik nih Komcorians, seperti, menyentuh mata,tangan,hidung, ataupun mulut dengan tangan yang tidak bersih. 


Berikut merupakan macam - macam bakteri, virus, maupun jamur yang dapat kita perhatikan seksama : 


Bakteri 

  1. Streptoccus pneumoniae
  2. Mycoplasma pneumoniae
  3. Chlamydophila pneumoniae


Virus 

  1. Virus corona
  2. Virus Influenza 
  3. Rhinovirus


Jamur 

  1. Pneumocystis jirovecii
  2. Coccidioidomycosis
  3. Histoplamosis


Setelah mengetahui penyebab dan tipe - tipe bakteri dan virus yang bisa menjadi penyebab Pneumonia, sekarang, kami akan memberikan tips untuk penanggulangan-nya untuk teman - teman Komcorians!



Komentar

Silakan login untuk berkomentar.

Related